http://ift.tt/1BSt77B
Alfathri Adlin
Suatu hari, nabi Musa pergi ke Gunung Sinai untuk meminta hujan bagi kaumnya, Bani Israil. Setelah melantunkan pujian atas segala rahmat Allah, nabi Musa mulai menyapa: "Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang beramal baik! Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang beribadah! Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang berilmu! Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang bertakwa!"Di akhir setiap sapaan itu, Allah menyapa balik: "Labbaik." Tetapi saat nabi Musa menyapa Tuhan dengan menyebut "Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang berdosa!" dia mendapat tiga kali sapaan balik sekaligus: "Labbaik, labbaik, labbaik."Heran mendengar sapaan balik sebanyak itu, nabi Musa bertanya: "Ya Allah, mengapa saat aku memanggil-Mu dengan sebutan 'Tuhan orang-orang yang berdosa', Engkau menjawabku hingga tiga kali?"Allah menjawab: "Karena orang-orang berdosa adalah hamba yang paling lemah dan paling tidak memiliki sesuatu untuk dibanggakan. Sementara orang yang beramal baik, beribadah, berilmu dan bertakwa, semuanya memiliki sesuatu untuk dibanggakan. Mereka memiliki bekal yang memadai untuk menghadap-Ku. Orang-orang berdosa lebih Kuperhatikan daripada yang lain bila meminta ampunan-Ku lantaran mereka adalah golongan hamba-Ku yang paling membutuhkan rahmat dan kasih sayang-Ku."(Dicuplik dari buku 'Kabar Gembira bagi Pendosa: Syarah Doa Nabi Khidir as untuk Kemuliaan Dunia dan Akhirat" karya Musa Kazhim & Alfian Hamzah, Mizan: Bandung, April 2012, hlm. 184-185.)
Alfathri Adlin
Suatu hari, nabi Musa pergi ke Gunung Sinai untuk meminta hujan bagi kaumnya, Bani Israil. Setelah melantunkan pujian atas segala rahmat Allah, nabi Musa mulai menyapa: "Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang beramal baik! Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang beribadah! Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang berilmu! Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang bertakwa!"Di akhir setiap sapaan itu, Allah menyapa balik: "Labbaik." Tetapi saat nabi Musa menyapa Tuhan dengan menyebut "Ya Allah, wahai Tuhan orang-orang yang berdosa!" dia mendapat tiga kali sapaan balik sekaligus: "Labbaik, labbaik, labbaik."Heran mendengar sapaan balik sebanyak itu, nabi Musa bertanya: "Ya Allah, mengapa saat aku memanggil-Mu dengan sebutan 'Tuhan orang-orang yang berdosa', Engkau menjawabku hingga tiga kali?"Allah menjawab: "Karena orang-orang berdosa adalah hamba yang paling lemah dan paling tidak memiliki sesuatu untuk dibanggakan. Sementara orang yang beramal baik, beribadah, berilmu dan bertakwa, semuanya memiliki sesuatu untuk dibanggakan. Mereka memiliki bekal yang memadai untuk menghadap-Ku. Orang-orang berdosa lebih Kuperhatikan daripada yang lain bila meminta ampunan-Ku lantaran mereka adalah golongan hamba-Ku yang paling membutuhkan rahmat dan kasih sayang-Ku."(Dicuplik dari buku 'Kabar Gembira bagi Pendosa: Syarah Doa Nabi Khidir as untuk Kemuliaan Dunia dan Akhirat" karya Musa Kazhim & Alfian Hamzah, Mizan: Bandung, April 2012, hlm. 184-185.)
